Minggu, 02 Juli 2017

Peluang Usaha Rumahan - Omzet Sambal CUK Capai 40juta/bulan

Arthur Graham | Selain uang untuk menjalankan sebuah peluang kerja rumahan maka fokus , komitmen dan pantang mengalah yaitu adegan terpenting lainnya yang harus dimiliki oleh siapapun untuk berbisnis rumahan dengan modal kecil. Memang ketika akan memulai bikin perjuangan modal kecil , seolah banyak problem gres yang akan muncul menyerupai misalnya saja pertanyaan , “Apa saja peluang urusan ekonomi rumahan untuk ibu rumah tangga yang menguntungkan ketika ini?”.

Ini pertanyaan  sederhana seputar mencari uang , tapi percayalah sangat sulit untuk menemukan tanggapan atas pertanyaan sederhana semacam itu. Namun , bila memang pertanyaan itu kemudian bisa dijawab , dalam artian bahwa Anda (seorang ibu rumah tangga atau karyawan , mahasiswa atau pelajar atau siapa sajalah) telah menemukan peluang perjuangan kecil yang menguntungkan untuk dilaksanakan maka akan timbul problem lain yang harus siap dihadapi , menyerupai misalnya bagaimana cara memulainya , bagaimana cara perjuangan rumahan yang sukses dan apakah peluang perjuangan rumahan dengan modal kecil untung besar tersebut bisa bertahan atau bahkan bisa berkembang di masa depan?

Semua pertanyaan tersebut yaitu wajar dan sebuah proses yang harus dilalui oleh setiap wirausahawan. Oleh karena itu , ketika seorang ibu rumah tangga atau siapapun ingin sebuah peluang urusan ekonomi modal kecil untuk memperoleh penghasilan tambahan di rumah maka sebaiknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya , terutama mental Anda , sehingga bisa menghadapi setiap tantangan atau kesulitan yang pasti akan datang.

peluang perjuangan rumahan yang menguntungkan


Cerita Sukses Bisnis Makanan Ringan Modal Kecil Seorang Ibu Yang Pandai Memanfaatkan Peluang


Paling tidak apa yang telah dijelaskan di atas yaitu wacana fokus dan komitmen itulah yang selalu dipegang dan dilaksanakan oleh Mujiati , seorang pengusaha makanan kecil yaitu sambal Cuk Surabaya , sehingga bisa mencapai kesuksesan dalam menjalani urusan ekonomi sambal tradisionalnya. Untuk mengetahui lebih jauh , apa dan bagaimana peluang ibu rumah tangga ini menjalankan perjuangan rumahan dengan memproduksi sambal dan menjualnya , maka berikut ini yaitu selintas dongeng sukses wiraswasta rumahan dengan cara penyajian menyerupai wawancara.

(BisnisanKecil): Mengapa ibu memilih perjuangan rumahan ini?
(Mujiati): Jangan pernah bilang bahwa anda orang Indonesia kalau tidak suka sambal , bener tidak? Tiap orang Indonesia pasti mengenal sambal , apapun jenisnya , karena kebiasaan kita memang suka makan dengan ditambahi sambal sebagai pelengkapnya. Walaupun hanya sebagai perhiasan rasa , namun sepertinya selera makan akan berkurang bila tidak ada kehadiran sambal di dalam makanan kita. Menu perhiasan makanan yang satu ini sangat populer , bahkan untuk sebagian besar orang Indonesia menyebabkan sambal sebagai menu wajib sehari-hari. Kaprikornus menurut saya , ini yaitu sebuah peluang perjuangan yang menguntungkan untuk ibu rumah tangga menyerupai saya. Tinggal bagaimana cara memulai dan mengelolanya saja.

(BisnisanKecil): Kaprikornus , menyerupai apa awal mula ibu menjalankan peluang urusan ekonomi sambal rumahan ini?
(Mujiati): Saya suka memasak , kata teman-teman saya di kantor hasil kuliner saya sangat enak terutama sambal uleknya , jadi mereka selalu senang bila saya bawakan sambal bikinan saya dari rumah untuk dimakan ramai-ramai ketika istirahat makan siang. Saya berpikir bahwa mau perjuangan rumahan apa ya kira-kira kalau misalnya suatu ketika nanti sudah tidak bekerja lagi di sebuah perusahaan karena usahanya hancur atau bangkrut. Dalam hati , saya selalu berpikir peluang urusan ekonomi rumahan apa yang menjanjikan buat menopang kebutuhan keluarga dalam kondisi menyerupai itu? Tak lama kemudian apa yang saya pikirkan menjadi kenyataan , suami saya kehilangan pekerjaan karena kantornya menutup usahanya sehingga otomatis tak ada peluang pemasukan dari suami sedangkan mengandalkan gaji saya sebagai karyawan tidaklah mencukupi untuk menutupi kebutuhan rumah tangga dengan 2 orang anak yang butuh biaya pendidikan. Akhirnya , di ketika terjepit menyerupai itulah , muncul ilham untuk coba peluang perjuangan sambal ulek.

(BisnisanKecil): Cara memasarkan produknya , bagaimana?
(Mujiati): Awalnya , saya hanya bikin sambal secukupnya atau tidak terlalu banyak dan menunjukkan sambal tersebut kepada teman-teman di kantor saya. Ternyata mereka mau membelinya dan memesan lagi untuk diberikan kepada saudara atau sobat mereka. Mulai dari situlah kemudian perlahan-lahan urusan ekonomi makanan ringan modal kecil ini dapat order atau pesanan dari teman-teman di kantor untuk sobat atau saudara mereka. Kaprikornus , awal pemasarannya yaitu kepada orang-orang terdekat dan lalu mulai berkembang pelan-pelan melalui promosi dari ekspresi ke mulut. Yang mempromosikan info perjuangan gres saya itu , ya teman-teman di kantor. Kaprikornus saya menerima keuntungan perjuangan rumahan yang menghasilkan ini dari proses pemasaran menyerupai itu. Lama kelamaan , kok makin banyak orang yang order , terutama teman-teman kantor yang dari luar pulau atau rekanan kerja , karena mereka ingin membawa buah tangan untuk dibawa pulang ke tempat masing-masing dan buah tangan itu haruslah khas Surabaya , jadinya salah satu sasarannya , ya sambal bikinan saya tersebut. Karena order makin bertambah banyak , maka saya memutuskan untuk berbisnis rumahan dengan lebih profesional lagi. Atas persetujuan suami , risikonya saya memutuskan mengundurkan diri sebagai karyawan dan lebih memilih membuatkan peluang perjuangan rumahan yang menguntungkan ini.

(BisnisanKecil): Nama produk untuk usaha rumahan yang menghasilkan ini , kok ajaib sih , Bu?
(Mujiati): Iya sih , sederhana jawabnya , semoga mudah diingat orang. Cuk (kepanjangannya jancuk) merupakan sebuah kata umpatan dalam dialek khas orang Surabaya , namun menyerupai kata ibu Risma (walikota Surabaya) , kita harus berusaha merubah sebuah contoh berpikir negatif dari sebuah kata dan dijadikan sebuah merek dagang urusan ekonomi makanan ringan modal kecil tertentu sehingga menyebabkan kata yang negatif tersebut memiliki peluang menjadi baik atau positif. Seperti Dolly , orang pasti memiliki pedoman negatif terhadap kata itu karena identik dengan tempat asusila namun tahukah Anda bahwa kata Dolly tersebut sekarang dipakai sebagai merek batik khas Surabaya dan sekarang laku dijual? Kaprikornus , tak ada yang tak mungkin bisa dirubah bila kita berusaha dengan keras. Demikian juga dengan Cuk , saya ingin setiap orang yang datang ke Surabaya mudah mencari ilham bila mereka kesulitan menemukan buah tangan apa yang pantas dibawa pulang ke rumah ketika selesai pelesir di Surabaya. Jadinya , saya pilih Sambal CUK untuk merek dagang produk sambal ulek saya dan rasa pedas yang khas akan makin membuat orang tak mudah melupakan sambal CUK itu. Kaprikornus impian saya untuk merubah yang jelek menjadi baik , kurang lebih sudah terwakilkan oleh rasa sambal itu. CUK sendiri kepanjangannya yaitu Cabe Ulek Kemasan.

(BisnisanKecil): Apa sih bersama-sama keistimewaan perjuangan rumahan Sambal CUK itu , Bu?
(Mujiati): Jelas rasanya , pasti beda! Saya membuat perjuangan sambal rumahan dengan materi kualitas terbaik supaya orang tidak kapok untuk membeli lagi karena mengingat peluang persaingan di urusan ekonomi sambal ini bersama-sama sangatlah ketat. Sepanjang yang saya tahu , ketika ini ada sekitar 60an jenis sambal kemasan yang beredar di pasaran dan itu semua memiliki ciri khas asli Indonesia. Oleh karena itu , perjuangan rumahan ini harus dapat membuat sambal dengan rasa khas lain lagi tapi punya peluang diterima oleh pengecap masyarakat pada umunya. Proses pembuatan sambal sendiri juga tidak sembarangan karena harus melewati proses pasteurisasi sehingga rasa pedasnya pas dan higienis serta telah terdaftar di BPOM. Ditambah lagi ada potongan kecil daging ikan , jadi misalkan tak ada lauk maka setiap orang dapat tetap makan nasi hangat yang ditemani dengan sambal CUK. Hem , bisa kebayang ga rasanya , hehehe.

Peluang Usaha Rumahan untuk ibu rumah tangga

(BisnisanKecil): Berapa sih peluang penghasilan perjuangan ini , Bu?
(Mujiati): Oh , kalau problem itu sepertinya tak layak untuk dipublikasikan , yang terang cukuplah buat menopang kebutuhan keluarga. Dan bisa juga dipakai untuk menabung buat bekal hari bau tanah nanti.
(BisnisanKecil): Menurut isu dari sebuah majalah online luar negeri , kami berhasil menerima isu bahwa ibu Mujiati ini pernah mengungkapkan peluang pendapatan urusan ekonomi rumahan yang ditekuninya ini dalam sebuah wawancara. Jangan kaget , peluang omzet usahanya mencapai 40an juta perbulan! Sungguh menakjubkan untuk sebuah urusan ekonomi yang sepertinya mudah dilakukan ini , bukan?
(BisnisanKecil): Apa pesan ibu untuk para pembaca blog ini sehubungan dengan urusan ekonomi yang digeluti sekarang?
(Mujiati): Jangan mengalah , fokus dan peganglah komitmen Anda ketika memutuskan diri untuk menjalankan sebuah peluang perjuangan di rumah. Tantangan dan halangan pasti akan selalu ada , tapi percayalah bahwa bila ada rintangan menyerupai itu maka mintalah kepada Yang Mahakuasa menurut kepercayaan masing-masing semoga dilapangkan jalan untuk bisa melewati permasalahan perjuangan menyerupai itu. Jangan lupa untuk meminta pinjaman dari keluarga , terutama suami bila Anda yaitu seorang ibu rumah tangga dan belum dewasa karena buat saya pinjaman mereka sangatlah penting. Tanpa pinjaman dan pengertian dari keluarga maka saya pikir hasil dari peluang urusan ekonomi tsb tidak akan maksimal atau besar.

(BisnisanKecil): Terima kasih atas wawancaranya dan semoga tambah sukses perjuangan sambal rumahannya.
(Mujiati): Sama-sama , sukses juga buat perjuangan Anda.

Informasi terkait peluang perjuangan sukses Sambal CUK:

Facebook: https://id-id.facebook.com/pages/Sambal-CUK-Surabaya/619902321374904
Twitter: https://twitter.com/sambalCUKsby/media
No. yang bisa dihubungi 0822 2332 2221
Pin BB : 522322D3

[Sumber: Bisnis makanan ringan modal kecil ini dari www.radioaustralia.net.au dan majalah studentpreneur.co].


EmoticonEmoticon